Sabtu, 24 Oktober 2009


Tugas :Prilaku konsumen

SEGMENTASI MANFAAT SEMUA JENIS PRODUK

No

Segmen Manfaat

Demografi

Perilaku

Psikografis


Ekonomis (Harga Murah)




1

Detergen (1 kg >9000)

Ibu rumah Tangga

Pemakai sedang

Hemat

2

Mie instant(700/bgks)

Keluarga

Tertarik

Hemat

3

Minyak goreng

(1kg>9000)

Ibu rumah tangga

Setia pada merek

Hemat

4

Telur (1kg>12000)

Keluarga

Pemakai sedang

Hemat

5

Sabun colek (>2000)

Ibu rumah tangga

Pemakai sedang

Hemat

6

Susu (5500/sachet)

Anak

Pemakai berat

Hemat

7

Kopi (1kg>20000)

Ayah

Pemakai berat

Henat

8

Shampo

Keluarga

Setia Pada merek

Hemat

9

Gula Pasir(1kg>9500)

Keluarga

Setia pada merek sedang

Hemat

10

Hand body(>8000/botl)

Remaja

Tertarik

Hemat








Medis (Pengobatan)




1

Obat masuk angin

Keluarga

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

2

Obat diare

Keluarga

Tertarik

Orang yang ingin sehat

3

Obat Batuk

Keluarga

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

4

Obat sakit kepala

Keluarga

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

5

Sabun Kesehatan

Keluarga

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

6

Bedak kulit

Keluarga

Peengguna berat

Orang yang ingin sehat

7

Obat cacing

Keluarga

Tertarik

Orang yang ingin sehat

8

Minuman kesehatan

Keluarga

Pengguna berat

Orang yang ingin sehat

9

Minyak telon

Anak

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

10

Pasta gigi

Keluarga

Setia pada merek

Orang yang ingin sehat

No

Segmentasi Manfaat

Demogafi

Perilaku

Psikografis


Kosmetik




1

Hand Body

Remaja

Pengguna berat

Peduli kecantikan

2

Blush on

Wanita

Pengguna berat

Peduli kecantikan

3

Pembersih muka

Remaja

Setia pada merek

Peduli kecantikan

4

Eyeliner

Wanita

Pengguna berat

Peduli kecantikan

5

Pelembab muka

Wania

Pengguna berat

Peduli kecantikan

6

Eye shadow

Wanita

Pengguna berat

Peduli kecantikan

7

Bedak padat

Remaja

Pengguna berat

Peduli kecantikan

8

Minyak wangi

Remaja

Setia pada merek

Peduli kecantikan

9

Pensil alis

Wanita

Pengguna berat

Peduli kecantikan

10

Lipstick

Wanita

Pengguna berat

Peduli kecantikan

No

Segmentasi Manfaat

Demogafi

Perilaku

Psikografis


Kenyamanan




1

Jaket kulit

Laki-laki

Tertarik

Gaya hidup

2

Helm

Laki-laki

Tertarik

Gaya hidup

3

Topi

Laki-laki

Tertarik

Gaya hidup

4

Kaca mata

Remaja

Tertarik

Gaya hidup

5

Kasur busa

Keluarga

Pengguna berat

Gaya hidup

6

Sarung

Laki-laki

Tertarik

Gaya hidup

7

Baju

Semua orang

Tertarik

Gaya hidup

8

Piama

Semua orang

Tertarik

Gaya hidup

9

Sepatu

Semua orang

Tertarik

Gaya hidup

10

Celana panjang

Laki-laki

Tertarik

Gaya hidup


No

Segmen manfaat

Demografi

Perilaku

Psikografi


Tahan lama




1

Mesin cuci

Ibu rumah tangga

Pengguna berat

Gaya hidup

2

Kipas angin

Keluarga

Pengguna berat

Gaya hidup

3

Kompor gas

Ibu rumah tangga

Pengguna berat

Gaya hidup

4

Radio

Semua orang

Pengguna berat

Gaya hidup

5

Komputer

Mahasiswa

Pengguna berat

Gaya hidup

6

Kulkas

Semua orang

Pengguna berat

Gaya hidup

7

Printer

Mahasiswa

Pengguna berat

Gaya hidup

8

Pendingin ruangan

Keluarga

Pengguna berat

Gaya hidup

9

Tes kulit

Wanita

Pengguna berat

Gaya hidup

10

Televisi

Semua orang

Pengguna berat

Gaya hidup







Sabtu, 10 Oktober 2009

PROFIL DIRI

Tugas: Bahasa Indonesia
Dosen: DRS Sugito Marto diwiryo

Muhammad Pandutomo dilahirkan pada tanggal 14 Juni 1988 di Kampung Jawa, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Muhammad Pandutomo sebagai anak ketiga (bungsu) dari 3 bersaudara dari orang tua yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil. Ayah bernama Drs Daliyo, MA adalah seorang Peneliti di Pusat Penelitian Kependudukan – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPK-LIPI) di Jakarta. Ibu bernama Sri Pujiastuti, SMHk adalah Karyawati di Kantor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta. Saudara kandung Muhammad Pandutomo adalah Gadang Priyotomo ST, MSi (28 tahun), Dadyo Satriyotomo S.Kom (24 tahun).

Muhammad Pandutomo mengawali pendidikannya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 01 Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, selesai dan lulus pada tahun 2001. Kemudian melanjutkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri No. 163 Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan lulus pada tahun 2004. Selanjutnya meneruskan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah No. 4, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur dan lulus pada tahun 2007). Saat ini Muhammad Pandutomo sedang mengikuti kuliah di Universitas Gunadarma, mengambil Program S1 Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi Manajemen Semester V. Muhammad Pandutomo juga pernah mengikuti kursus Value Plus 2000 Basic Edition di Lembaga Pengembangan Manajemen dan Akuntansi, Universitas Gunadarma pada bulan Agustus 2009.

Hobi Muhammad Pandutomo adalah olah raga futsal dan olah raga bola basket. Hobi tersebut dilakukan sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas sebagai kegiatan Ekstra Kulikuler. Sesuai dengan bidang studi yang sedang diikuti dan ditekuni, Muhammad Pandutomo memiliki cita-cita ingin menjadi seorang Manager di bidang Bisnis.

PENGERTIAN&FUNGSI,KONSEP,KLASIFIKASI PRODUK

Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada suatu pasar untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan . Segala sesuatu yang termasuk ke dalamnya adalah barang berwujud, jasa, events, tempat, organisasi, ide atau pun kombinasi antara hal-hal yang baru saja disebutkan.

KONSEP PRODUK TOTAL

Konsep produk total adalh keseluruhan manfaat (kualitas, reputasi, cara pembayaran, informasi, jasa pengiriman, pembungkusan, cra pembayaran,jaminan, dsb) atas produk yg ditawarkan (produsen) kepada konsumen.

KONSEP TINGKATAN PRODUK:

Rancangan produk adalah pemahaman produsen sebagai usaha utk memenuhi kebutuhan konsumen. Produsen kemudian menjabarkan persepsi dan preferensi konsumen melalui rancangan produknya.

Rancangan Produk total meliputi lima tingkatan:

1. PRODUK UTAMA (Core Benefit) : Adalah manfaat yg sebenarnya di butuhkan dan akan dikonsumsi oleh pembeli dari setiap produk.

2. PRODUK GENERIK (Gneric Product) : Adalah produk dasar yg mampu memenuhi secara fungsional (minimal agar berfungsi) produk.

3. PRODUK HARAPAN (Expected Product) : Adalah produk formal yg ditawarkandengan berbagai atibut dan kondisinya yg secra normal (layak) diharapkan dan disepakati dibeli.

4. PRODUK PELENGKAP (Augmented Product) : Adalah berbagai atribut produk yg dilengkapi atau ditambahkan berbagai manfaat sehingga memberikan tambahan kepuasan dan mampu dibedakan dengan produk pesaing.

5. PRODUK POTENSIAL (Potential Product) : Adal;ah kondisi produk yg mempunyai peluang dan dipersiapkan utk dikembangan dimasa depan.

KLASIFIKASI PRODUK

Produsen melakukan klasifikasi bertujuan utk memperoleh kekelompok produk yg berorilaku seragam atau hamper seragam. Klasifikasi yg paling umum dilakukan adalah membedakan berdasarkan siapa konsumennya dan untuk apa produk tersebut di konsumsi. Menurut basis ini, produk dibedakan menjadi produk konsumen (consumer’s goods) dan produk industrial (industrial’s goods).

PRODUK KONSUMEN

Produk konsumen adalah produk-produk yg dikonsumsi utk kepentingan konsumen (akhir) dan keluarganya sendiri. Untuk dasar perencanaan pemasarn, produk konsumen dibedakan:

Ø CONVENIENCE PRODUCTS, Adalah produk konsumen yg sering diperlukan tanpa banyak memerlukan usaha. Menurut pandangan konsumen (bukan krn sifat produknya), produk konsumen konvenien, dibedakan lagi menjadi tiga katagori:

· STAPLES (Produk konsumen konvenien kebutuhan sehari-hari yg sering danrutin dibeli).

· IMPULSE PRODUCTS (Produk konsumen konvenien yg sering dibeli tanpa perencanaan sebelumnya krn teringat atau terlihat pada saat berbelanja).

· EMERGENCY PRODUCTS (Produk konsumen konvenien yg harus dibeli dgn segera.

Ø SHOPPING PRODUCTS, Adalah produk konsumen konvenien yg berharga bagi konsumen.

Berdasarkan usaha membandingkannya, produk shopping dibedakan:

· HOMOGENEOU PRODUCTS

· HETROGENOUS PRODUCTS

Ø SPECIALTY PRODUCTS Adalah produk konsumen yg benar-benar diperlukan konsumen, sehingga bersedia secara khusus (special) utk memperolehkan.

· NEW UNSOUGHT GOODS

· REGULARLY UNSOUGHT GOODS

PRODUK INDUSTRIAL

Produk industrial adalah produk-produk yg dikonsumsi oleh Industriawan (konsumen antara) utk kepentingan lain, yaitu utk diubah,diproduksi menjadi produk lain kemudian dijual kembali (oleh Produsen).

KLASIFIKASI PRODUK INDUSTRIAL:

Atas dasar kontribusinya terhadap produk akhr, produk industrial dibedakan menjadi:

1) RAW MATERIAL & PARTS, Adalah produk industrial yg semuanya merupakan bahan dasar utama pembentuk produk akhir.

· RAW MATERIAL

· COMONENT MATERIAL & PARTS

2) CAPITAL ITEMS, Adalah kekayaan utama yg sebagain dari investasinya diperhitungkan utk menghasilkan produk akhir.

· INSTALASI

· PERKAKAS PELENGKAP

3) SUPPLIES & SRVICES:

SUPPLIES Adalah produk-produk industrial yg tdk menjadi bagian dari produk akhr, tetapi diperlukan utk kelancaran operasioanalnya.

· MAINTENANCE,REPAIR

· OPERATING SUPPLIES.

PROFESSIONAL SERVICES Adalah berbagai jasa bisnis professional yg membantu kegiatan usaha.

Berdasarkan fungsinya produk dibedakan menjadi tiga level.

v Level pertama adalah core product yaitu suatu produk yang fungsinya merupakan alasan dasar konsumen untuk membelinya. Contoh sederhana dari core product adalah pakaian, fungsinya dasarnya untuk melindungi tubuh manusia.

v Actual product adalah fitur-fitur yang ada pada produk untuk menambah nilainya. Misal desain yang menarik, nama merk, dan kemasan.

v Augmented product adalah tambahan manfaat-manfaat yang tidak terpikirkan oleh konsumen tapi akan memberi kepuasan bagi mereka, seperti garansi.

HARGA PENGERTIAN,FUNGSI,TUJUAN,FAKTOR,TAHAP,STRATEGI-STRATEGI


Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan untuk mendapatkan hak menggunakan barang. Terkadang besar kecilnya harga merepresentasikan kualitas dari suatu barang. Dalam kasus keputusan pembelian yang kompleks, konsumen cenderung kurang sensitifterhadap harga untuk suatu merek produk tertentu.

FUNGSI HARGA

· Sumber pendapatan dan keuntungan perusahaan utk pencapaian tujuan produsen.

· Pengendali tingkat permintaan dan penawaran.

· Mermpengaruhi program pemasarn dan fungsi-fungsi bisnis lainnya bagi perusahaan.

· Mempengaruhi perilaku konsumsi dan pendapatan masyarakat.

FAKTOR PENENTU HARGA


Penentuan harga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor Internal meliputi:

1. Tujuan pemasran (biaya, penguasaan pasar, dan usaha).

2. Strategi marketing-mix (aspek harga dan non-harga).

3. Organisasi (struktur, skala, dan tipe).

Faktor Eksternal meliputi:

1. Elastisitas permintaan dan kondisi persaingan.

2. Harga pesaing dan reaksi pesaing terhadap perubahan harga.

3. Lingkungan eksternal yg lain, lingkungan mikro.



TAHAP PENENTUAN HARGA:

1. Memilih tujuan dan orientasi harga

2. Memperkirakan permintaan produk dan perilakunya

3. Memperkirakan biaya dan perilakunya

4. Melakukan analisis perilaku pesaing

5. Menentukan strategi harga

6. Menyesuaikan harga akhir

TUJUAN HARGA

1. Perusahaan yang mempertimbangkan biaya akan bertujuan utk mengendalikan keuntungan.

2. Perusahaan yang mempertimbangkan permintaan pasar akan bertujuan utk mengendalikan penjualan.

3. Perusahaan yang mempertimbangkan persaingan harga akan bertujuan utk mengendalikan persaingan.

STRATEGI-STRATEGI HARGA:

1. STRATEGI HARGA BERORIENTASI KEPADA BIAYA

Strategi harga yang berorientasi kepada biaya akan mendasarkan pada perhitungan biaya (tetap atau variable) dan menentukan target keuntungan yang diinginkan (atau target pengembalian investasi) untuk dapat menetapkan harga.

HARGA BERDASARKAN TINGKAT KEUNTUNGAN TERTENTU:

Harga ditentukan menurut perhitungan biaya dan target keuntungan yang diharapkan. Besarnya keuntungan dapat merupakan prosentase dari biaya (cost-plus),harga peroleh (mark-up), atau harga jualnya.

HARGA BERDASARKAN TINGKAT PENGEMBALIAN INVESTASI

Selain target keuntungan, tingkat pengembalian investasi (ROI) juga diperhitungkan untuk menghitung harga.

HARGA BERDASARKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM:

Keuntungan maksimum merupakan target perusahaan yanga akan dicapai melalui penetapan harga jual produk. Teori ekonomi menyatakan bahwa tingkat keuntungan maksimum akan dicapai pada keadaan marjinal pendapatan sama denganmarjinal biaya. Metode yang dapat dipergunakan untuk mencapai target tersebut adalh dengan:

  • COST PLUS PRICING
  • MARK-UP PRINCING
  • BREAK-EVEN ANALYSIS
  • MAXIMUM PROFIT MODEL

2. STRATEGI HARGA BERORINTASI KEPADA PERMINTAAN

Penetapan harga yang berorintasikan kepada permintaan akan mempertimbangkan kondisi permintaan pasar. Harga akan diserap apabila permintaan. Atau dengan kata lain, harga dapat ditetapkan sesui atau menrut tingat permintaannya. Dengan mempertimbangkan permintaan pasar, maka strategi harga ini dapat diarahkan untuk mencapai tingkat atau pertumbuhan penjualan atau market-share.

  • DISKRIMINASI HARGA
  • PERCEIVED VALUE PRICING

3. STRATEGI HARGA BERORIENTASI KEPADA PERSAINGAN

Harga akan bertahan pada pasar persaingan apabila memperhatikan harga-harga pesaingnya (price competition) terutama price leadernya. Pada penawaran pekerjaan secara lelang, harga ditetapkan dengan memperkirakan harga pesaingnya (bid pricing).

· GOING RATE PRICING

· BID PRICING


Referensi: Teguh Budiarto "Dasar Pemasaran" penerbit Gunadarma,1993

SEGMESTASI, TARGET PASAR, DAN PENENTUKAN POSISI PRODUK

Identifikasi target pasar adalah merupakan langkah awal yg dibutuhkan dalam perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran. Dalam situasi di mana konsumen menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen tertentu. Dalam pasar kosmetik di Indonesia misalnya, kelompok remaja putrid masih menjadi sorotan dari banyak baik dalam negeri maupun luar negeri.

STRATEGI SEGMENTASI PASAR

Ada dua komponen dasar dalam segmentasi pasar, strategic dan analitis. Strategi pasar dimaksudkan untuk mengarahkan kegiatan pemasaran pada segmen yg dipilih atas dasar kebutuhan dan karakteristik tertentu. Sedangkan analisis segmentasi pasar dimaksudkan utk menentukan target atau sasaran pasar pada segmen yg dipilih. Ini berarti analisis dan segmen pasar harus ditentukan lebih dahulu sebelum strategi pemasarn dapat dilaksanakan.

Dasar Pemikiran segmentasi

Alasan mendasar segmentasi Pasar adalah bahwa konsumen mempunyai perbedaan kebutuhan dalam setiap produk dan oleh kerenanya konsumen akan memberi reaksi yg berbeda utk setiap produk yg ditawarkan kepadanya.


Segmentasi Pasar Versus Agregasi Pasar

Pada perkembangan awal, kegiatan pemasaran diarahkan utk mengenalkan satu jenis produk utk keseluruhan pasar. Cara semacam ini dikenal dgn agregasi pasar, karena tdk membeda-bedakna diantara berbagai kelompok konsumen. Sedangkan segmentasi pasar membutuhkan pendekatan yg terpecah-pecah utk melayani pasar. Artinya, perusahaan menawarkan beberapa alternative produk utk segmen tertentu ; memisahkan kegiatan pengiklan,promosi penjualan, dan bahkan penetapan harga yg berbeda utk kelomopok konsumen yg berbeda.

Sedangkan manfaat utma yg diperoleh dengan strategi segmentasi pasar secara umum dapat dibagi kedalam lima hal:

  1. Segmentasi pasar dapat memperbaiki proses alokasi sumberdaya pemasran yg dimiliki perusahaan. Dengan jumlah dana promosi yg sama dpt meningkatkan penjualan dan keuntungan jika dialokasikan pada segmen pasar yg tertentu yg sesuai.
  2. Segmentasi memungkinkan pemasaran melakukan proses identifikasi kesempatan pemasaran dengan cara lebih baik.
  3. Segmentasi memberi arah yg jelas bagi perencanaan kampanye pemasaran utk kelompok konsumen yg menjadi sasaran pasar.
  4. Segmentasi juga menjadi dara bagi upaya menempatkan produk dalam persaingan.
  5. Segmentasi pasar memberikan memberikan arah pengembangan produk perusahan.

BEBERAPA TIPE STRATEGI SEGMENTASI

Tiga alternative atau tipe strategi segmentasi pasar yg dapt dipergunakan oleh para pemasar adalah: concentrated segmentation, differentiated segmentation, dan undifferentiated segmentation.

v Concentrated Segmentation

Segmentasi yg terkonsentrasi dilakukan dengan mengarahkan satu jenis produk untuk satu segmen pasar. Itu sebabnya segmentasi terkonsentrasi sering juga terkenal dengan strategi ceruk pasar (niche market strategy).

v Differentiated Segmentation

Dalam strategi segmentasi yg dilakukan pembedaan (differentiated segmentation),perusahaan memperkenalkan produk yg berbeda utk beberapa segmen pasar.

v Undifferentiated segmentation

Strategi segmentasi yg tidak mengharuskan pembedaan ini terjadi apabila perusahaan mengarahkan produk yg sama utk beberapa segmen pasar secara simultan

BEBERAPA DIMENSI DALAM MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR

Sampai dengan saat ini tidak ada satu cara terbaik dalam melakukan segmentasi pasar. Seorang pemasar justru harus mencoba berbagai kombinasi variable segmentasi yg cocok dengan struktur pasar yg dihadapi.

v Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis dilakukan dgn cara mengelompokkan konsumen yg tersebar di berbagai wilayah ke dalam kelompok konsumen tertentu atas dasar unit geografis sperti misalnya propinsi,kabupaten,kota,arah mata angin.

v Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis dilakukan dengan cara mengelompokan konsumen atas dasar variable demografis seperti misalnya umur,jenis kelamin,jumlah anggota keluarga,dll.

v Dimensi Segmentasi Pasar Organisasional

Pasar organisasional dapat disegmentasi dengan menggunakan sebagian variable yg sama seprti halnya pasar konsumen akhir. Artinya pembeli organisasional dapat dikelompokkan atas dasar geografis atau manfaat yg diperoleh.

KRITERIA UNTUK MELAKUKAN SEGMENTASI PASAR

Idealnya, segmen pasar yg dipilih untuk kemudian dipergunakan sbg target pasar memenuhi beberapa criteria sbg berikut:

· Kesamaan di dalam (homogeneous within). Artinya, konsumen pada segmen pasar yg dipilih menunjukkan kemungkinan yg sama dalam memberikan respon terhadap rangsangan bauran pemasaran

· Adanya perbedaan antara diantara konsumen (heterogeneous between). Artinya,konsumen dalam segmen yg berbeda hendaknnya dilihat sbg konsumen yg berbeda hendaknya dilihat sbg konsumen yg berbeda atas dasar kemungkinan respon yg diberikan dari rangsangan bauran pemasaran yg diberikan.

· Substantial. Artinya, segmen pasar yg dipilih hendaknya cukup besar dan diperkiran dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahan.

· Operasioanal. Artinya, dimensi yg dipergunakan utk melakukan segmentasi pasar benar-benar bermanfaat dalam mengidentifikasi konsumen dan variable bauran pemasarn.

PENENTUAN POSISI PRODUK DALAM PERSAINGAN

Penantuan posisi produk (product positioning) yg dimaksudkan dalam hal ini adalah menciptakan image produk dalam benak konsumen relative terhadap produk pesaing. Secara umum. Mercedes dan Cadillac adalah perusahaan otomotif yg menempatkan diri sbg produsen kendaraan mewah, sedang BMW dan Porsche menekankan pada kinerja. Satu contoh penempatan posisi produk yg pada akhirnya juga dipergunakan sebagai cirri atau identitas perusahaah dilakukan oleh Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI).

v Strategi Positining

Manajer Pemasaran dapat menggunakan beberapa strategi positioning antara lain: menekankan pada atribut produk, manfaat produk, kelompok pengguna, atau bahkan menyerang pesaing. Produsen sepeda motor Honda misalnya, menempatkan produknya sbg kendaraan yg hemat bahan baker dan harga purna jual tinggi. Sedangkan Johnson & Johnson menggunakan kelompok pengguna sbg dasar utk positioning. Pangsa pasar utk baby shampoo dpt ditingkat dgn cara menempatkan produk shmpoo tdk hanya trbatas bagi anak-anak saja, tetapi juga utk masyarakat dewasa dan bahkan orang tua.